Selasa, 12 Oktober 2010
Jumat, 08 Oktober 2010
Rindu 28 Mei
Apalah arti rindu...
tiada tafsiran seindah sajak sajak ayat-MU
mengalun merdu dalam harmoni kalbu
mengalir lemah namun pasti dalam setiap sigma kehidupan
adakah desis,desas,deras...
meraih sebagian mimpi mimpi kecil ku,
tentang adanya rindu hanya dari satu kata
tentang adanya kasih hanya dalam satu lara
Apalah arti rindu...
mengalir lah raga-raga rindu
telusuri lah hawa-hawa mendung dalam hati
dan tiadakan lah rasa haramnya rindu dalam gurat nadiku
Apalah arti rindu...
apakah benar bersalah adanya?
apakah benar haram adanya?
apakah benar dosa adanya?
jika aku masih merindukanmu hingga saat ini?
jika aku masih mengasihimu hingga saat ini?
jika aku masih mengkhayalkanmu hingga saat ini?
jika aku masih menunggumu hingga saat ini?
tapi mungkin seharusnya tidak...
tiada tafsiran seindah sajak sajak ayat-MU
mengalun merdu dalam harmoni kalbu
mengalir lemah namun pasti dalam setiap sigma kehidupan
adakah desis,desas,deras...
meraih sebagian mimpi mimpi kecil ku,
tentang adanya rindu hanya dari satu kata
tentang adanya kasih hanya dalam satu lara
Apalah arti rindu...
mengalir lah raga-raga rindu
telusuri lah hawa-hawa mendung dalam hati
dan tiadakan lah rasa haramnya rindu dalam gurat nadiku
Apalah arti rindu...
apakah benar bersalah adanya?
apakah benar haram adanya?
apakah benar dosa adanya?
jika aku masih merindukanmu hingga saat ini?
jika aku masih mengasihimu hingga saat ini?
jika aku masih mengkhayalkanmu hingga saat ini?
jika aku masih menunggumu hingga saat ini?
tapi mungkin seharusnya tidak...
Kamis, 07 Oktober 2010
I'ts me
Sebut sajalah aku senja,
menyeruak dalam haru...
tak ada yang ku mengerti,
tak ada pula yang ku pahami,
semuanya hanya tinggal seperti puing-puing runtuh
tak terbaca oleh sirna,gelap,atau pun tak ada
Sebut sajalah aku senja,
riuh sangat jadinya
gemuruh....
entah tawa maupun gundah
Sebut sajalah aku senja,
dalam kidung-kidung nestapa ku arungi
dalam sayat-sayat teori politika
dalam semat-semat rumus dalam metafisika
mengeruaklah segalanya,
menyeruak dalam haru...
tak ada yang ku mengerti,
tak ada pula yang ku pahami,
semuanya hanya tinggal seperti puing-puing runtuh
tak terbaca oleh sirna,gelap,atau pun tak ada
Sebut sajalah aku senja,
riuh sangat jadinya
gemuruh....
entah tawa maupun gundah
Sebut sajalah aku senja,
dalam kidung-kidung nestapa ku arungi
dalam sayat-sayat teori politika
dalam semat-semat rumus dalam metafisika
mengeruaklah segalanya,
Kamis, 23 September 2010
hmmm...
Mungkin akan terasa sangat canggung saat semua mimpiku akan terwujud seketika.Tanpa aku tau bagaimana caraku mendapatkannya.
Mungkin juga akan terasa sangat memalukan jika kaki ini tak mampu melangkahkan dimana q mau berpijak saat itu.
Tapi tau kah kamu wahai diary ku di dunia maya?
Aku akan mampu melangkah menuju yang aku mau dengan kakiku.
Dan kelak aku akan menjaganya dengan tanganku,
Memeluknya dengan erat,
Menjaganya dengan kuat,
Dan berkata...
Banggalah bundaku...
Karna kau tak sia2 memilihku dari rumah allah dahulu.
Mungkin juga akan terasa sangat memalukan jika kaki ini tak mampu melangkahkan dimana q mau berpijak saat itu.
Tapi tau kah kamu wahai diary ku di dunia maya?
Aku akan mampu melangkah menuju yang aku mau dengan kakiku.
Dan kelak aku akan menjaganya dengan tanganku,
Memeluknya dengan erat,
Menjaganya dengan kuat,
Dan berkata...
Banggalah bundaku...
Karna kau tak sia2 memilihku dari rumah allah dahulu.
HOW ABOUT ME?
Bagaimana denganku?
bagaimana dengan perasaanku?
bagaimana dengan rasaku?
bagaimana dengan hidupku?
tak pernah kau bayangkan..
apa mauku,
apa ingiku,
apa dukaku,
tak pernahkah terfikirkan..
ikhlaskah aku,
bahagiakah aku,
relakah aku,
tak pernah kau ijinkan aku berkata..
jangan pergi,
aku mau kau kembali,
aku mencintaimu,
bagaimana dengan perasaanku?
bagaimana dengan rasaku?
bagaimana dengan hidupku?
tak pernah kau bayangkan..
apa mauku,
apa ingiku,
apa dukaku,
tak pernahkah terfikirkan..
ikhlaskah aku,
bahagiakah aku,
relakah aku,
tak pernah kau ijinkan aku berkata..
jangan pergi,
aku mau kau kembali,
aku mencintaimu,
Selasa, 17 Agustus 2010
denting piano
Dalam mimpi-mimpi malamku
sering kulihat wujud hidupmu
dan menyaksikan jemari lentik putihmu menari diatas piano.
Atau kulihat dirimu berdiri disenja samar,
Atau kulihat dirimu berdiri disenja samar,
menatap langit pucat
dan mengubah warnanya dengan mata yang memancarkan indahnya.
Sirna
Seperti apa arah mata anginku,
Menggema hanya ingat tentang sepi
Mengguman hanya ingat tentang rindu
Merayu tanpa ingat lidah ini kaku..
Tak bisa terbayangkan..
Tak bisa terelakan..
Mengunci hati hanya untuk satu rasa
Memenjara rasa agar hati tak sirna
Begitu sajakah?
Begini hanyalah?
Tertunduk terus diam
Seakan mati
Pergi
Entah
Gelap sempat merayap hinggapi
Namun seua tetap terkunci
Bilah - bilah sapa juga sampai memenuhi
Namun tak jua menutupi
Jumat, 25 Juni 2010
Seperti pelangi
Seperti pelangi....
dia datang tanpa aku tahu kapan,
Seperti pelangi....
dia pergi tanpa aku tahu kapan itu terjadi,
Pelangi tercipta stelah hujan membabi buta
mungkin begitu pula denganmu...
kau tercipta di hidupku setelah hujan panjangku,,
tapi mengapa kau tak tercipta di hatiku?
Hatiku masih saja hujan
tyada ku tahu kapan kan berakhir. . .
Pergilah pelangi....
karena hujanku masih tetap sama
by:little fairy,yogyakarta 25/06/2010
Selasa, 15 Juni 2010
...................................
Menikmati surga.....
akan aku lakukan sesaat kesepian itu mendera,
selangkah sebelum abadi itu ada,
Meraba surga.....
akan aku wujudkan setelah ikhlas itu ada
sesaat sebelum rasa takut itu jadi tanda
akan aku lakukan sesaat kesepian itu mendera,
selangkah sebelum abadi itu ada,
Meraba surga.....
akan aku wujudkan setelah ikhlas itu ada
sesaat sebelum rasa takut itu jadi tanda
Keharuan merasakan akan sepi,
merindukan sebuah nyawa...
mengenangkan sebuaah arti,
menyerukan setitik nadi...
ya...
kesepian yang menyambar setiap angan,
kuingin terbang,lepas dan pergi...
memujamu dalam haruku..
wahai putih...
jadikan aku ada indah darimu
jadikan aku ada meraih asamu
hingga tubuhku tertata dibalutmu
merindukan sebuah nyawa...
mengenangkan sebuaah arti,
menyerukan setitik nadi...
ya...
kesepian yang menyambar setiap angan,
kuingin terbang,lepas dan pergi...
memujamu dalam haruku..
wahai putih...
jadikan aku ada indah darimu
jadikan aku ada meraih asamu
hingga tubuhku tertata dibalutmu
Senin, 14 Juni 2010
KEHILANGAN
Kehilangan....
kan aku rasakan sesaat kau pergi,
kan aku nikmati merasakan arti,
kan aku padukan dengan rasa riang,senang atau bahkan duka,
Kehilangan...
kan aku maknai sebagai arti kedamaian,
sebagai arti kebahagiaan,
sebagai arti kesedihan karena kesepian,
kehilangan...
memandakan sebuah tanda-tanda yang bukan berupa sebuah tanda,
dia adalah nyata,dia adalah fakta,
bagi pengagum anggun kepalsuan
Kehilangan...
ialah segudang arti dari ketidakbenaran
ialah separuh nyawa dari asa-asa kedustaan
ialah segumpal darah kotor dari sangkar para koruptor...
Adakah kehilangan itu??
kan aku rasakan sesaat kau pergi,
kan aku nikmati merasakan arti,
kan aku padukan dengan rasa riang,senang atau bahkan duka,
Kehilangan...
kan aku maknai sebagai arti kedamaian,
sebagai arti kebahagiaan,
sebagai arti kesedihan karena kesepian,
kehilangan...
memandakan sebuah tanda-tanda yang bukan berupa sebuah tanda,
dia adalah nyata,dia adalah fakta,
bagi pengagum anggun kepalsuan
Kehilangan...
ialah segudang arti dari ketidakbenaran
ialah separuh nyawa dari asa-asa kedustaan
ialah segumpal darah kotor dari sangkar para koruptor...
Adakah kehilangan itu??
Sabtu, 12 Juni 2010
Dengung
tak pernah aku tau lukamu
tak pernah aku dengar perihmu
menangis pun tiada arti...
mau menangisi apa?
semua tak berarti merubah segalanya...
meratap pun tiada guna..
mau meratapi apa?
semua enggan beralih seperti semula
Senin, 07 Juni 2010
kasih...

biarkan aku pergi...
tanpamu...
biarkan aku melenggang pelan....
tanpamu...
biarkan aku bernafas sendiri...
tanpamu...
biarkan kelopakku mekar...
tanpamu...
biarkan aku tersenyum...
tanpamu...
biarkan aku menangis...
karena lukaku,
kau adalah nada yang indah,
kau adalah bahagia setiap hawa,
kau adalah pangeran impian,
kau adalah tahta termahal,
tapi....
ku tak ingin kau untukku.
Jumat, 04 Juni 2010
Kamis, 03 Juni 2010
menunggu

menunggu di hamparan pasir putih menyerukan lolongan serigala-serigala liar membuat seluruh darahku menjadi beku membuat syaraf-syaraf otakku
meradang
seperti ingin pulang....
temaram pun seakan tak sanggup meredam segalanya seperti buta mata masih membuka tapi seakan tak ada nyawa
ragu....
apakah ini sebabnya?
bimbang....
apakah ini kuncinya?
aku tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi esok,
aku juga tak mau tahu,
segalanya inginkan berjalan seperti air, segalanya berharap berlalu seperti angin,
apakah aku ini?
Rabu, 02 Juni 2010
LARA

Dikala sepi itu meradang dalam gelak,
aku terbungkam disini tak bisa berucap,mengalunpun aku tak akan tergerak..
terbantah aku untuk merasakan dari mana rindu itu,
dari mana cinta itu,
apakah cinta akan datang pada kedua medan yang berlawanan ini?
semua tak dapat aku telusuri hanya dengan satu periode kehidupan saja,
segalanya tak bisa aku pahami hanya dengan diam dan berjalan pejamkan mata dan hati,
lalu terus mengikutimu...
apakah kau akan membawaku ke taman impianku?
ataukah ke sebuah jurang yang membuat aku tak kembali dan mati?
mega mega mendung smakin menyelimutiku
hingga aku terhujan air mata
selaras membanjiri seluruh bercampur peluhku...
Senin, 31 Mei 2010
Hidupku adalah sebuah rahasia yan aku sendiripun tak tahu bagaimana ku untuk menerjemahkannya lewat tarian pena yang lugas atau goresan pensil gambar di tembok kamarku..
Memanggil asa sudah aku lakukan sedari kala tuk menyongsong air mata,namun apa?aku tetap saja terjebak disini.
Terjebak antara mati atau suri,menyeruak darah dalam tempayam sepiku...
sebenarnya yang kuinginkan dirimu bukan kekasihku.
Sebenarnya yang ku mau cintamu,bukan ikhlasku...
ku ingin pergi dan ucap slamat tinggal bagimu yang mengasihiku...
tapi mengapa kau tetap merapuh dan buat aku mengiba?
Memanggil asa sudah aku lakukan sedari kala tuk menyongsong air mata,namun apa?aku tetap saja terjebak disini.
Terjebak antara mati atau suri,menyeruak darah dalam tempayam sepiku...
sebenarnya yang kuinginkan dirimu bukan kekasihku.
Sebenarnya yang ku mau cintamu,bukan ikhlasku...
ku ingin pergi dan ucap slamat tinggal bagimu yang mengasihiku...
tapi mengapa kau tetap merapuh dan buat aku mengiba?
Minggu, 30 Mei 2010
heyhan
mengapa semuanya seperti tambah tak berujung?
aku tak tahu harus bagaimana dan harus apa...
aku pun tak tahu apakah hatiku benar benar hanya untukmu?
segalanya kian tabu sepeti buntu...
tak ada jendela apa lagi pintu untuk aku keluar
apakah kau benar benar bersamaku karena mencintaiku?
atau kau mencintaiku karna kau membutuhkan aku?
ingin aku pergi dan hilang...
tapi di belakangku kau menangis...
aku tak tahu harus bagaimana dan harus apa...
aku pun tak tahu apakah hatiku benar benar hanya untukmu?
segalanya kian tabu sepeti buntu...
tak ada jendela apa lagi pintu untuk aku keluar
apakah kau benar benar bersamaku karena mencintaiku?
atau kau mencintaiku karna kau membutuhkan aku?
ingin aku pergi dan hilang...
tapi di belakangku kau menangis...
Jumat, 28 Mei 2010
saat terindah
saat terindah jika kau tahu sayang...
melumpuhkan sgala sendi sendi kehidupanku yang telah mati,
saat terindah jika kau tahu cinta....
mampu membuka sgala gagas tabu di segala dukaku,
saat terindah jika kau tahu raga...
memusatkan satu satu nya jiwa yang terakhir tertata,
jika sepiku inginkan aku ada..
kuingin itu bukan kamu
melumpuhkan sgala sendi sendi kehidupanku yang telah mati,
saat terindah jika kau tahu cinta....
mampu membuka sgala gagas tabu di segala dukaku,
saat terindah jika kau tahu raga...
memusatkan satu satu nya jiwa yang terakhir tertata,
jika sepiku inginkan aku ada..
kuingin itu bukan kamu
Kamis, 27 Mei 2010
kado untukku
aku tak tahu bunda...
dari ufuk semi aku berkata ku ingin bahagia,
waktu mulai beralih mengurut waktuku
dan kali ini berkurang waktuku....
kado kecil berisi cinta...
dimana dia...
dari ufuk semi aku berkata ku ingin bahagia,
waktu mulai beralih mengurut waktuku
dan kali ini berkurang waktuku....
kado kecil berisi cinta...
dimana dia...
Rabu, 26 Mei 2010
ceriaku...
aku termangu memanja,dalam haru nafas sang surya
ya...mega di atas sana terbangkan aku menjadi debu debu kecil
semu bebas terlepas,
ku ingin jeritan jeritan penjara hidupku enyah
bebas kan aku,
ku ingin tangisan tangisan darah berujung
dan berakhir,
izinkan aku merasa bebas
untuk akhir ini saja
love
jemariku mulai menari dalam sangsara cinta
aku termangu memanja,dalam haru nafas sang surya
ya...mega di atas sana terbangkan aku menjadi debu debu kecil
semu bebas terlepas,
ku ingin jeritan jeritan penjara hidupku enyah
bebas kan aku,
ku ingin tangisan tangisan darah berujung
dan berakhir,
izinkan aku merasa bebas
untuk akhir ini saja
aku termangu memanja,dalam haru nafas sang surya
ya...mega di atas sana terbangkan aku menjadi debu debu kecil
semu bebas terlepas,
ku ingin jeritan jeritan penjara hidupku enyah
bebas kan aku,
ku ingin tangisan tangisan darah berujung
dan berakhir,
izinkan aku merasa bebas
untuk akhir ini saja
Langganan:
Komentar (Atom)


