Sebut sajalah aku senja,
menyeruak dalam haru...
tak ada yang ku mengerti,
tak ada pula yang ku pahami,
semuanya hanya tinggal seperti puing-puing runtuh
tak terbaca oleh sirna,gelap,atau pun tak ada
Sebut sajalah aku senja,
riuh sangat jadinya
gemuruh....
entah tawa maupun gundah
Sebut sajalah aku senja,
dalam kidung-kidung nestapa ku arungi
dalam sayat-sayat teori politika
dalam semat-semat rumus dalam metafisika
mengeruaklah segalanya,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
akuuuuuuuuuuu akuuuuuuuuuuuuuuuu siapa?